Tenis Meja : Pengertian , Sejarah, dan Teknik Dasar

Apakah anda suka olahraga tenis meja?

Tenis meja adalah jenis olahraga kategori permainan bola kecil yang terbuat dari seluloid.

Tenis meja termasuk permainan yang cukup unik dan berbeda dari pada olahraga lainnya.

Karena tenis meja menggunakan bola berukuran kecil dan ringan serta menggunakan bet sebagai pemukulnya.

Permainan tenis meja dimainkan menggunakan meja sebagai media untuk memantulkan bola yang dibatasi oleh net di tengah meja yang membagi meja menjadi dua bagian.

Tenis meja

Tenis meja adalah cabang olahraga yang dilakukan oleh satu pemain tunggal atau dua pasang pemain ganda dengan menggunakan bola kecil, bet kayu berlapis karet, dan meja permainan sebagai lapangannya.

Olahraga tenis meja dimainkan oleh dua orang dalam sektor tunggal atau empat orang dalam sektor ganda.

Nama lain dari permainan tenis meja adalah bola pingpong yang cara memainkannya dengan memukul bola menggunakan bet atau raket hingga bola memantul di atas meja yang menuju kearah sisi meja lawan.

Olahraga tenis meja memiliki federasi dunia yang bernama International Table Tennis Federation (ITTF) Persatuan Tenis meja Seluruh Indonesia (PTMSI) untuk tingkat nasional.

Sejarah tenis meja di Indonesia

Tenis meja dimulai pada tahun 1930 di Indonesia, olahraga ini hanya dilakukan di ruang pertemuan Belanda sebagai permainan relaksasi saat itu.

Yang boleh memainkan permainan meja hanya kelompok tertentu dari masyarakat adat.

Sebelum Perang Dunia ke-2, di tahun 1939, didirikanlah Asosiasi Pingpong Indonesia (PPPSI) kemudian pada tahun 1958 diganti nama menjadi Persatuan Tenis meja Seluruh Indonesia (PTMSI) pada kongres Surakarta.

Lalu di tahun 1960, PTMSI masuk ke dalam anggota Federasi Tenis meja Asia (TTFA).

Perkembangan kepopuleran tenis meja di Indonesia termasuk cukup pesat, terlihat dari jumlah peningkatan asosiasi tenis meja yang didirikan dan jumlah pemain tenis meja yang semakin bertambah.

Di tahun 1961, indonesia terdaftar sebagai anggota federasi tenis meja internasional (ITTF) dan sejak saat itu, indonesia selalu ikut dalam kejuaraan resmi.

Peraturan tenis meja

Tenis Meja : Pengertian , Sejarah, dan Teknik Dasar

1. Bet

Bet atau raket dalam permainan tenis meja merupakan pemukul yang terbuat dari campuran kayu dan serat karbon yang digunakan untuk memukul bola.

Cara pemilihan standar bet tenis meja yang tepat adalah 85% terbuat dari kayu sisanya serat karbon, fiberglass, dan kertas padat.

Di bagian sisi raket dilapisi karet halus dengan ketebalan 2 mm tanpa spons dan 4 mm dengan spons.

2. Bola

Bola merupakan bagian paling penting dari dasar peralatan tenis meja.

Berdasarkan standar yang berlaku, bola yang digunakan dalam tenis meja berdiameter 40 mm dengan berat 2,7 gr, berbahan dasar plastik atau selulosa yang tidak mengkilap, dan warna yang diperbolehkan adalah putih atau oranye.

3. Meja

Ukuran standar permainan tenis meja adalah 2,74 m panjangnya dan 1,525 m lebarnya dengan ketinggian 76 cm dari lantai.

Bahan dasar yang digunakan adalah kayu yang bisa membuat bola memantul setinggi sekitar 23 cm ketika pemain menjatuhkan bola pada ketinggian 30 cm.

Warna yang digunakan harus gelap dengan garis pembatas berwarna putih dengan lebar 2 cm.

4. Net

Panjang standar net atau jaring adalah 15,25 cm yang diukur dari tiang pelindung besi dan klem besi.

Tidak boleh melebihi tinggi standar dan harus dipasang rapat dengan menyentuh dasar meja tanpa lubang.

5. Poin

Para pemain akan menerima nilai atau poin jika masuk ke dalam kriteria sebagai berikut:

Bola melewati net tanpa memantul terlebih dahulu.

Lawan sudah menyentuh bola terlebih dahulu tanpa bisa mengembalikan bola.

Lawan tidak bisa mengembalikan bola ke daerah lapangan anda dengan tepat.

Lawan memukul bola dengan Sisi daun raket tanpa pelapis karet.

Lawan memukul bola sekali sebelum bola memantul melalui jaring net.

Servis yang dilakukan lawan tidak sempurna, tidak melalui jaringan net dan tidak juga memantul di atas meja.

Lawan membuat gerakan menyentuh jaring net.

Lawan tidak memukul bola secara berurutan.

Lawan membuat gerakan yang mengakibatkan permukaan meja bergerak.

Baca Juga : Permainan Bulu Tangkis : Sejarah, 6 Aturan, dan Juga Teknik

Servis dan pengembalian bola

Untuk memutuskan urutan servis ditentukan oleh lotre, pemenang dari undian tersebut akan diperbolehkan memilih service, menerima bola, atau memilih tempat terlebih dahulu.

Jika salah satu pemain atau pasangan dalam satu tim memilih salah satu dari 3 pilihan yang sudah disebutkan di atas, pemain lainnya tidak boleh memilih pilihan yang sama.

Pasangan yang memulai tepat akan bergerak dalam permainan berikutnya, kemudian dalam satu set penentu, pemain tersebut harus bertukar tempat jika salah satu dari mereka menerima 5 poin.

Setelah mendapatkan 2 poin dilakukan pergantian penerima untuk servis hingga permainan berakhir.

Pengecualian jika kedua pemain atau pasangan sudah mencapai 10 poin atau adanya percepatan waktu, urutan servis dan penerima servis tetap sama, namun harus di lakukan servis sekali setiap gilirannya.

Pertandingan

Wasit utama memimpin jalannya permainan.

Asisten wasit dibantu pencatat poin yang sudah disediakan oleh komisi acara untuk memastikan netralitas.

Keputusan wasit adalah mutlak.

Pemain atau peserta wajib mengenakan pakaian olahraga.

Peserta harus dalam kondisi fisik dan mental yang sehat.

Toleransi maksimum penundaan 10 menit.

Peserta menerima maksimal 3 kali panggilan, lebih dari itu akan didiskualifikasi.

Pemain harus menggunakan sepatu ketika berkompetisi.

Tidak wajib bagi para peserta untuk membawa peralatan sendiri karena sudah disediakan oleh komite.

Sistem pertandingan

Pertandingan menggunakan sistem gugur.

Sistem perhitungan yang digunakan adalah best of Three di mana nomor pemenang 11 poin reli selama babak penyisihan.

Pada babak terakhir, sistem perhitungan yang digunakan adalah Best Of five dengan jumlah poin kemenangan 11 poin reli.

Jika terdapat 1 set point yaitu 10-10, akan dilanjutkan 2 poin lagi.

Pemain yang mendapatkan selisih poin 2 pertama akan dianggap sebagai pemenang.

Jika permainan masih seri setelah tambahan 2 poin, maka akan dilakukan undian koin berjalan hingga pemenang diterima.

Pelanggaran

  • Dorongan atau menggeser meja ketika bola dimainkan.
  • Bet atau tangan menyentuh meja dan net.
  • Pemain menangkap bola yang dipukul lawan dengan posisi penangkapan di atas meja.
  • Ketika melakukan servis, pemain tidak mengenai bola baik sengaja atau tidak sengaja.
  • Pukulan tidak dalam posisi seharusnya ketika melakukan teknik servis.

Teknik dasar tenis meja

Tenis Meja : Pengertian , Sejarah, dan Teknik Dasar

1. Teknik memegang bet

  • Teknik grip shakehand
  • Teknik seemiller grip
  • Teknik penhold grip

2. Postur posisi tubuh

  • Side stance
  • Square stance
  • Gerakan kaki

3. Teknik serving

  • Teknik forehand fast serve
  • Teknik forehand pendulum serve
  • Teknik back hand sidespin serve

4. Teknik menyerang

  • Teknik forehand attack
  • Teknik serangan backhand

Teknik defensif

  • Teknik blok forehand
  • Teknik blok backhand
  • Teknik pukulan drive
  • Teknik pukulan push
  • Teknik flick punch
  • Teknik chop

Baca Juga :  Gambar Tolak Peluru : Pengertian dan Penjelasan Lengkap

Kesimpulan

Sekian artikel penjelasan tentang tenis meja, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda semua yang membacanya.

Terima kasih.

 

Tinggalkan komentar