Gambar Trombosit : Pengertian, 4 Cara Kerja dan Fungsi

Apa itu gambar trombosit?

Anda pasti sudah tidak asing mendengar istilah yang satu ini, apalagi ketika anda sedang menjalankan serangkaian pemeriksaan tes darah.

Lalu apa itu gambar trombosit?

Anda pasti masih belum jawabnya, ya kan?

Sering digunakan sebagai acuan dokter untuk berbagai macam penyakit yang berkaitan dengan darah, untuk penjelasan lebih lengkapnya, simak artikel di bawah ini.

Trombosit

Trombosit atau nama lainnya keping darah adalah sebagian fragmen kecil yang terdapat di dalam darah, fragmen ini tidak memiliki warna.

Sama seperti sel darah merah dan sel darah putih, trombosit juga diproduksi di dalam sumsum tulang belakang.

Trombosit memiliki peran penting di dalam proses penggumpalan darah untuk mengurangi serta mencegah terjadinya pendarahan berlebihan ketika sedang terluka.

Karena peran pentingnya tersebut, trombosit atau keping darah memiliki peranan yang sangat penting terutama ketika seseorang sedang menjalani operasi besar, misalnya operasi kanker atau transplantasi organ tertentu.

Umur trombosit yang berada di dalam darah hanya sekitar 5 hingga 9 hari.

Ketika trombosit sudah masuk ke dalam angka tua, trombosit akan rusak dan akan dikeluarkan dari aliran darah oleh organ limpa yang kemudian digantikan oleh keping darah yang baru.

Proses pembekuan darah

Penjelasan gambar trombosit selanjutnya yaitu ketika anda mengalami luka atau cedera, pembuluh darah di dalam tubuh anda akan mengalami kerusakan sehingga terjadi pendarahan.

Dalam proses pemberhentian pendarahan tersebut, tubuh akan mengaktifkan sejumlah proses pembekuan darah serta penyembuhan luka.

Berikut ini rangkaian proses pembekuan darah yang dilakukan oleh tubuh.

1. Trombosit membentuk sebuah sumbatan.

Trombosit akan melakukan tugasnya sebagai agen pembekuan darah ketika terjadi kerusakan pada pembuluh darah.

Trombosit akan membentuk sumbatan dan melekat pada dinding yang mengalami kerusakan tersebut.

2. Pembentukan dari bekuan darah.

Faktor pembekuan darah akan mengirimkan sinyal kepada satu sama lain untuk melakukan tugasnya secara cepat.

Reaksi ini dikenal dengan sebutan kaskade koagulasi.

3. Pemberhentian proses pembekuan darah.

Setelah kedua proses sebelumnya sudah terjadi, protein lain di dalam darah akan menghentikan faktor pembekuan darah tersebut.

Tujuannya adalah agar pembekuan darah tidak menyebar lebih jauh dari apa yang dibutuhkan.

4. Sumbatan dikeluarkan oleh tubuh.

Ketika jaringan kulit mengalami kerusakan dan kemudian berangsur-angsur membaik, cara otomatis sumbatan tersebut tidak dibutuhkan lagi.

Selanjutnya benang fibrin akan hancur dan darah akan menarik kembali trombosit beserta sel-sel pembekuan darah lainnya.

Baca Juga : Gambar Sistem Pencernaan Pada Manusia dan Penjelasannya

Fungsi trombosit

Fungsi gambar trombosit berdasarkan penjelasan sebelumnya, bisa disimpulkan bahwa trombosit memiliki fungsi secara umum, yaitu:

  • Membantu proses percepatan penyembuhan luka yang terjadi di anggota tubuh.
  • Mencegah virus masuk ke dalam tubuh yang dapat menyebabkan terjangkitnya suatu penyakit tertentu.
  • Sarana pembekuan darah ketika mengalami cedera agar pendarahan tidak terus-menerus terjadi.
  • Pencegah terjadinya kehilangan banyak darah dengan cara menutup Pembuluh darah yang mengalami kerusakan.

Cara kerja trombosit

gambar trombosit

Cara kerja gambar trombosit dalam tubuh kita terdiri dari beberapa tahapan, diantaranya:

1. Adhesi trombosit

Proses penempelan trombosit dengan membran endotel serta membran yang mengalami kerusakan sehingga luka yang terjadi pada pembuluh darah akan rapat kembali.

2. Agregasi trombosit

Kemampuan trombosit yang terikat bersama untuk membuat tambalan yang kemudian akan menempel pada membran selama proses adhesi.

Pada proses ini trombosit akan membentuk trombosit lainnya yang melekat pada satu sama lain sehingga tambalan tersebut menutup luka.

3. Pembebasan trombosit

Proses pembentukan sumbatan trombosit yang stabil dengan dipicu pelepasan isi butiran trombosit.

Isi butiran trombosit tersebut terdiri dari kolagen, epinefrin, ADP, dan masih banyak lagi.

4. Fusi trombosit

Proses penggabungan trombosit yang tidak dapat dipulihkan kembali, proses ini dipengaruhi tingginya tingkat ADP dan komponen lainnya yang muncul karena adanya proses pelepasan.

Struktur trombosit

Struktur dari gambar trombosit yang berukuran sekitar 1 hingga 4 mikro dengan sel berbentuk seperti piring tanpa inti sel.

Meskipun trombosit tidak memiliki inti sel, trombosit tetap bisa melakukan sintesis protein yang mengandung RNA di dalam sitoplasmanya.

Diameter setiap sel trombosit berkisar antara 2 hingga 3 mikro.

Memahami kadar normal trombosit

Di bawah ini, kadar normal trombosit di angka trombosit normal, rendah, dan tinggi, berikut penjelasannya!

1. Jumlah trombosit rendah

Kurang dari 150.000 keping per mikroliter darah.

2. Jumlah trombosit normal

Berkisar antara 150.000 hingga 400.000 keping per mikroliter darah.

3. Jumlah trombosit tinggi

Di atas 450.000 keping per mikroliter darah.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, trombosit hanya dapat bertahan dalam tubuh paling lama 10 hari di mana sumsum tulang akan menghasilkan jutaan trombosit setiap harinya.

Penyakit yang diakibatkan oleh trombosit abnormal

Ketika seseorang memiliki trombosit abnormal atau tidak seperti seharusnya, proses pembekuan darah akan sukar terjadi di dalam tubuh.

Dibawah ini beberapa penyakit yang terjadi akibat trombosit yang abnormal, diantaranya:

  • Trombositosis
  • Trombositemia esensial

Keadaan dimana sumsum tulang belakang menghasilkan trombosit secara berlebihan hingga mencapai 1 juta trombosit.

  • Trombositopenia
  • Disfungsi trombosit

Suatu keadaan dimana kadar trombosit menunjukkan angka normal, tetapi tidak bisa melaksanakan fungsinya dengan baik.

  • Trombositosis sekunder

Kondisi yang disebabkan oleh adanya pendarahan, leukemia, infeksi, dan lain-lain.

Baca Juga : Piramida Penduduk Indonesia 2020

Kesimpulan

Dengan memahami berbagai macam informasi mengenai gambar trombosit, diharapkan anda dapat menjaga pola hidup anda dengan baik agar trombosit di dalam tubuh juga tetap terkendali jumlahnya.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai gambar trombosit beserta dengan penjelasan lainnya secara lengkap.

Semoga artikel gambar trombosit ini bisa memenuhi kebutuhan informasi yang anda butuhkan.

Sampai jumpa lagi di artikel berikutnya.