Gambar Tolak Peluru : Pengertian dan Penjelasan Lengkap

Gambar Tolak Peluru : Pengertian dan Penjelasan Lengkap – Artikel kali ini akan membahas pengertian, cara, dan gambar tolak peluru dengan awalan mundur.

Tolak peluru atau disebut juga shot put dalam bahasa Inggris merupakan salah satu nomor cabang olahraga atletik kategori lempar.

Sasaran dalam olahraga tolak peluru merupakan tempat peluru di titik jatuh sejauh mungkin setelah melakukan tolakan awal.

Gerakan menolak dalam gambar tolak peluru dilakukan dengan bahu berada di satu tangan untuk mencapai jarak yang sejauh-jauhnya.

Badan menyiku dalam olahraga tolak peluru secara khusus yaitu dengan badan sedikit bersandar kedepan yang merupakan salah satu sikap olahraga tolak peluru.

Pengertian tolak peluru

Tolak peluru merupakan salah satu cabang olahraga atletik dalam kategori lempar.

Seorang atlet tolak peluru akan melempar bola besi yang berat sejauh mungkin yang mereka bisa.

Berikut ini beberapa Berat peluru yang digunakan di dalam olahraga gambar tolak peluru.

  • Untuk Junior Putri beratnya sekitar 3 kg.
  • Untuk Junior Putra beratnya sekitar 5 kg.
  • Untuk senior Putri beratnya sekitar 4 Kg.
  • Untuk senior Putra beratnya sekitar 7,257 kg.

Lemparan beban di dalam olahraga tolak peluru sudah ada lebih dari 2000 tahun yang lalu di kepulauan Britania.

Menurut sejarah, awalnya kegiatan lempar beban di olahraga tolak peluru diselenggarakan hanya dengan menggunakan bola batu bukan bola besi.

Sedangkan kegiatan pertama yang menggambarkan gambar tolak peluru modern mulai berubah sekitar era pertengahan ketika serdadu menyelenggarakan pertandingan melempar beban yaitu cannon balls atau peluru meriam.

Pertandingan tolak peluru tercatat sudah ada pada awal abad ke-19 di Skotlandia.

Pertandingan tolak peluru juga sudah menjadi bagian dari kejuaraan amatir di Inggris pada tahun 1866.

Gambar tolak peluru adalah kegiatan Olimpiade modern asli yang diadakan di Athena, yunani pada tahun 1896.

Sejarah tolak peluru

Tolak peluru diadakan dengan nomor terpisah untuk putra dan putri dan merupakan dasa lomba dan sapta lomba.

Selama bertahun-tahun nomor tolak peluru setelah dominasi oleh atlet yang bertubuh besar dan juga kuat.

Kemajuan terbesar yang pernah ada di dalam olahraga tolak peluru terjadi pada tahun 1950 ketika Parry O Brien tolakan pertamanya menghadap bagian belakang ring.

Apa yang dilakukan oleh Parry O Brien saat itu, menciptakan metode olahraga tolak peluru baru dengan nama metode O Brien atau dikenal dengan teknik meluncur.

Teknik yang paling populer adalah teknik berputar dengan menggunakan lemparan cakram melintasi ring tolak peluru, bukan yang bergerak kearah belakang yang pernah dilakukan oleh Parry O Brien.

Namun, kedua Teknik ini sama-sama membantu atlet tolak peluru mencapai keberhasilan.

Peluru yang dimaksud di dalam olahraga gambar tolak peluru tidak sama dengan peluru yang berasal dari senjata api.

Peluru yang digunakan di dalam olahraga tolak peluru merupakan batu besi dengan berat tertentu yang dilempar oleh seorang atlet.

Cabang olahraga tolak peluru masuk ke dalam daftar perlombaan nasional maupun internasional.

Teknik dasar tolak peluru

Artikel gambar tolak peluru selanjutnya yaitu membahas teknik dasar dari tolak peluru, diantaranya:

1. Teknik memegang peluru

  • Jari-jari renggang

Di mana jari kelingking ditekuk di samping peluru agar membantu Anda menahan peluru tidak mudah bergeser dari tempatnya.

Dalam teknik memegang peluru, penolak harus memiliki jari-jari yang panjang dan kuat.

  • Jari-jari agak rapat

Letak ibu jari dan jari kelingking berada di samping belakang peluru di mana fungsinya adalah untuk menahan agar peluru tidak mudah bergeser dan membantu itu ke kanan ketika penolak melakukan penolakan.

Cara yang satu ini banyak digunakan oleh para atlet.

  • Jari-jari agak renggang

Jika anda memiliki tangan yang kecil dan jari-jari yang pendek, anda bisa menggunakan cara yang ketiga.

Cara ini di mana letak jari-jari hampir sama dengan cara yang kedua, tetapi sedikit lebih renggang.

Kelingking letakkan di belakang peluru agar dapat ikut menolak peluru, sedangkan ibu jari menahan geseran kesamping karena jika anda memiliki tangan yang kecil dan jari-jari yang pendek, peluru lebih mudah bergeser.

Peluru diletakkan pada seluruh lakukan tangan secara mantap.

2. Teknik meletakkan peluru pada bahu

Gambar tolak peluru selanjutnya yaitu teknik meletakkan peluru pada bahu yang dipegang dengan salah satu cara yang sudah disebutkan di atas.

Meletakkan peluru pada bahu dan menempel pada leher di bagian samping.

Siku yang memegang peluru agak dibuka sedikit ke arah samping dan tangan lainnya rileks di sebelah kiri badan.

3. Teknik menolak peluru

Berikut ini beberapa cara untuk mempersiapkan kondisi fisik agar dapat melakukan tolakan peluru dengan baik.

  • Menolak peluru dengan kedua tangan

Pegang peluru dengan kedua tangan didepan dada, kedua kaki berada dalam keadaan sejajar, kemudian dorong atau tolak peluru ke arah depan atas sejauh mungkin.

Pegang peluru dengan kedua tangan lalu simpan di bawah perut dengan lengan diluruskan, kedua kaki berada dalam keadaan sejajar, terakhir ayun dan lemparkan peluru ke arah depan.

Pegang peluru dengan kedua tangan kemudian simpan di bawah perut, lengan diluruskan, kedua kaki sejajar di mana posisi membelakangi arah lemparan, terakhir ayun dan lempar peluru ke arah belakang atau sektor lemparan.

Tahapan terakhir dorong peluru dengan bantuan putaran pinggang, tolakan masih dengan kedua tangan tetapi beban diutamakan pada tangan terkuat yang anda miliki, dan kaki sejajar.

Langkah yang satu ini hampir sama dengan langkah yang sudah dijelaskan di atas, hanya saja satu kaki berada di depan tidak sejajar kemudian tolakan dilakukan dengan koordinasi bantuan dorongan kaki belakang.

  • Menolak peluru dengan satu tangan

Pegang peluru dengan tangan kanan yang diletakkan di leher, rentangkan lengan kiri kedepan, posisi badan menghadap ke depan, tolakan peluru dengan sudut parabola beberapa meter ke depan sambil langkahkan kaki kiri ke depan, jangan lupa ke kanan dihentakkan untuk membantu melakukan tolakan sesaat sebelum peluru dilepaskan.

Gerakan seperti yang sudah dijelaskan diatas hanya dapat dilakukan ketika akan melakukan tolakan dimana badan berputar ke kanan untuk mengambil ancang-ancang.

Gerakan menolak peluru dengan awalan membelakang, gunakan bantuan putaran tubuh ketika melakukan tolakan.

Baca Juga : Gambar Kegiatan Produksi : Pengertian dan Contoh

Gaya tolak peluru

Gambar Tolak Peluru : Pengertian dan Penjelasan Lengkap

Materi gambar tolak peluru selanjutnya yaitu gaya tolak peluru yang dijelaskan seperti di bawah ini:

1. Gaya depan

Sebelum melakukan awalan, sikap pemula berada di posisi badan menghadap ke arah sasaran, tetapi gaya tersebut dinilai tidak efisien dan sudah jarang digunakan.

2. Gaya samping

Sikap pemula berdiri miring dengan menggunakan tangan kanan, gaya ini umum digunakan terutama untuk para atlet pemula.

3. Gaya belakang

Sikap permulaan dimana badan harus membelakangi arah tolakan, gaya tersebut masih banyak digunakan oleh para atlet senior dan profesional.

4. Gaya putaran lempar cakram

Gaya ini yang bersama dengan gaya belakang, tetapi gerakan kakinya tidak mirip gaya belakang, lebih mirip gerakan kaki ketika lempar cakram.

Gaya ini agak sulit sehingga tidak begitu banyak digunakan.

Ketentuan diskualifikasi peserta cabang olahraga tolak peluru

  • Menyentuh tanah di luar lingkaran.
  • Menyentuh balok di batas sebelah atas.
  • Dipanggil selama 3 menit sebelum menolak.
  • Keluar masuk lingkaran dari muka garis tengah.
  • Peserta gagal melempar sebanyak 3 kali lemparan.
  • Keluar lingkaran berjalan dengan tidak tenang.
  • Keluar lewat depan garis lingkaran.
  • Menginjak garis lingkar lapangan.
  • Peluru jatuh diluar sektor lingkaran.
  • Peluru diletakkan di belakang kepala.

Peralatan tolak peluru

Penjelasan gambar tolak peluru berikut ini yaitu alat yang digunakan ketika melakukan olahraga tolak peluru.

  • Kapur atau tali rafia
  • Bendera kecil
  • Rol meter
  • Obrient atau gaya membelakangi arah tolakan
  • Ortodoks atau gaya menyamping
  • Peluru

Baca Juga :  Contoh Kelembagaan, Pengertian, dan Perbedaannya dengan Organisasi

 

Kesimpulan

Sekian ulasan lengkap mengenai gambar tolak peluru yang bisa anda pelajari.

Artikel ini bisa bermanfaat untuk anda semua sehingga Anda bisa menemukan informasi lengkap mengenai gambar tolak peluru.

Terima kasih sudah membaca artikel ini.

Tinggalkan komentar